TAKDIR

Takdir, kemana kau akan membawaku menyisir sudut rindu tak kunjung berujung temu menuai harap tak terkecuali pada Do'a di setiap hirup aku yang tak menemukan arah arah pulang pada tubuhmu yang rindang sedih ini sudah kuseduh sedemikian rundung takdir ini mempermainkanku dengan sejuta lelucon tawa dan luka yang disuguhkan. Aku kehilangan Kamu yang hangat pada malam-malamku Berganti dingin pun menggigil pada abjad yang mulai gugur Kamu tahu ? Aku sedang rindu peluk sayang, keadaan terlalu pelik. adakah aku dan kamu menjadi kita untuk selamanya ? Takdir, ia tetap bungkam ! Mas aku pernah mengatakan "bahwa, aku tidak bisa berjanji bahwa kita akan baik-baik saja untuk sampai ke puncak tapi aku berjanji untuk tidak meninggalkanmu meski kehilangan letak pijak meski terpisah sejauh jarak disampingmu aku ada". Love You More Mas🤍